Lembaga Keuangan Syariah Baitul Qiradh Baiturrahman (BQB) melakukan serangkaian studi banding ke Malaysia untuk menambah ilmu dengan cara belajar langsung dari yayasan atau lembaga keuangan berbasis syariah di negara jiran itu. "Kunjungan BQB ke Malaysia selama tujuh hari mulai 14 sampai 21 September 2012 tersebut, salah satu bentuk kegiatan menambah ilmu pengurus BQB," kata Sekretaris Pengurus BQB, Basri A Bakar, Selasa (25/9/2012) di Banda Aceh.
Basri menjelaskan, kegiatan itu difasilitasi Dewan Pemuda Masjid Malaysia dan Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM). Selama di negeri jiran, BQB yang terdiri dari pengurus dan pengelola berjumlah 13 orang mengunjungi beberapa lembaga seperti Yayasan Pembangunan Ekonomi Islam Malaysia (YaPEIM), Lembaga Pegadaian Emas Ar Rahnu, Amanah Ikhtiar Malaysia (AIM), JAKIM dan Institut Latihan Islam Malaysia (ILIM).
Rombongan juga sempat berkunjung ke beberapa masjid ternama seperti Masjid Putra Jaya, Masjid Tuanku Zainal, Masjid Negara dan Masjid Wilayah, termasuk beberapa masjid di Singapura. Mewakili pengurus ikut hadir Ketua Zardan Araby dan Sekretaris Basri A Bakar.
Sementara Direktur BQB, Maulida Lailiana mengharapkan, dengan adanya kunjungan tersebut dapat memberikan motivasi dan meningkatkan kinerja karyawan BQB.
Dikatakannya, BQB sudah lama berdiri yakni sejak tahun 1995, namun baru kali ini bisa melakukan studi banding ke luar negeri. "Kami memperoleh wawasan yang ilmu cukup bermanfaat dari lembaga yang kami kunjungi, semoga dapat diadopsi bagi kemajuan BQB di masa mendatang," ujarnya.
Ia menyatakan, dari hasil kunjungan tersebut, beberapa lembaga seperti YaPEIM dan AIM sepakat akan menjalin kerja sama di bidang pengembangan ekonomi syariah, termasuk JAKIM dalam bentuk training manajemen dan ekonomi Islam.
"Mereka berjanji akan melakukan kunjungan balasan ke Aceh dalam waktu dekat sambil menjajaki peluang kerja sama," sebutnya.
Saat ini, BQB memiliki satu kantor induk bertempat di komplek Masjid Raya Baiturrahman dan dua kantor cabang masing-masing di Ulee Kareng dan Sukadamai, dengan kegiatan simpan pinjam sistem bagi hasil berbasis syariah, kepada masyarakat ekonomi menengah ke bawah.(dedi irawan)
Sumber: http://medanbisnisdaily.com/news/arsip/read/2012/09/26/92703/baitul_qiradh_baiturrahman_belajar_manajemen_ke_malaysia/#.VcrWLlJiQdo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar