Cicilan Lunas Sebelum Jatuh Tempo
Baitul Qiradh
Baiturrahman (BQB) 2 Oktober 2015 genap berumur 20 tahun. Dalam
perjalanan waktu yang cukup panjang, banyak perkembangan dicapai lembaga simpan
pinjam syariah ini. Beberapa wiraswastawan pun turut merasakan berkah kemajuan
yang dicapai lembaga keuangan berbasis masjid ini. BQB tidak hanya memberikan
modal, tapi juga bertanggungjawab memajukan usaha nasabah.
Dek Amdi Bahagia
misalnya, turut merasakan andil besar BQB
dalam mengembangkan usaha yang dirintisnya. Pengalamannya sebagai pebisnis
pemula, menunggu kios kecil milik keluarga sepulang sekolah sewaktu SLTA, tidak
saja perlu nyali menjadi “pengusaha” sebagaimana cita-citanya. Sumber modal,
adalah alasan klasik menyurutkan semangat memulai usaha. Ia pun meyakini BQB
dapat melempangkan rintisan usahanya.
“Dengan sikap ramah dan upaya cari informasi,
saya memberanikan diri untuk meminjam modal pada Baitul Qiradh Baiturrahman,”
kilah Bahagia.
Januari 2008 kali
pertama Pimpinan CV Jiranah,
Jl T Syarief Thayeb Nomor 3A Lambhuk ini
mengajukan pinjaman Rp 5 juta pada BQB Cabang Ulee Kareng, Banda Aceh. Pinjaman dengan jaminan
sertifikat tanah itu digunakan sebagai uang muka memulai usaha depot air isi
ulang.
Dengan naluri bisnis ia
mengambil keputusan pada waktu yang tepat. Dalam tempo singkat, usahanya terus
bertambah. Kemudian, dengan memakai label perusahaan yang sama, usaha bisnisnya
sebagai agen minyak tanah dan tabung gas elpiji dilakoninya. Abangnya, Yusriadi sebagai manajer keuangan
turut berperan dalam memajukan CV Jiranah ini.
Merasa perekonomiannya
makin mapan, pebisnis yang hanya jebolan SLTA ini mengakhiri masa lajangnya
tahun 2009. Seorang gadis yang masih tetangganya, Siti Maisarah disunting
menjadi isterinya. Dari buah perkawinan itu, lahirlah M Syahruk Malik (4 th)
dan M Arif Naqfi (2 th).
Usahanya terus
berkembang. Bahkan, ia memberanikan diri menjadi pemasok sayuran segar bagi
sebuah super market di pusat kota Banda Aceh. Untuk mempermudah mengangkut pesanan
pelanggan, tiga kendaraan jenis pick up dan sebuah becak angkut dibelinya.
“Saya selalu yakin, modal bisanya jadi kendala dapat diatasi dengan adanya Baitul
Qiradh Baiturrahman,” kata putra ketiga pasangan HM Yusuf Yacob - Hj Fauziah
ini. Dengan armada transportasi multi guna itu, pelanggan merasa dimanjakan dan
terpuaskan, karena kebutuhan seperti air isi ulang, tabung gas dan pesanan
lainnya dapat diantar ke tempat.
BQB selama ini
memberikan kepercayaan penuh kepada nasabah setia, mumpuni dan amanah. Pinjaman
pernah diberikan mencapai Rp 70 juta untuk pengembangan usaha milik Bahagia.
“Alhamdulillah cicilan berhasil saya lunasi sebelum jatuh tempo,” jelasnya.
Kini pinjaman dengan
besaran yang sama diajukan untuk membeli mesin FW, penyaringan membran dan
housing sebanyak 2 unit. Berkah terus saja mengalir bagi nasabah setia BQB,
semoga. (NA Riya Ison)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar